Antisipasi Bencana Masih Lemah

Dampak Anomali Cuaca Butuh Perencanaan
Rabu, 17 Maret 2010 | 03:13 WIB

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/03/17/03133686/antisipasi.bencana.masih.lemah

Jakarta, Kompas – Antisipasi bencana akibat anomali cuaca hingga saat ini masih lemah. Lembaga yang harus menerjemahkan informasi cuaca menjadi analisis dampak serta lembaga yang melakukan langkah antisipasi dampak dan mengontrol pelaksanaannya pun tidak jelas.

” Selama informasi cuaca tidak diterjemahkan dalam pemetaan dampak anomali cuaca, maka kegagalan tanam atau gagal panen yang berujung kepada kerawanan pangan akan selalu berulang,” kata Kepala Laboratorium Klimatologi Institut Pertanian Bogor (IPB) Rizaldi Boer, di Phnom Penh, Kamboja, Minggu (14/3).

Rizaldi menilai, anomali cuaca pada awal tahun 2010 gagal diantisipasi. Meningkatnya potensi gagal tanam dan gagal panen yang menyebabkan rawan pangan menjadi salah satu indikatornya.

”Kegagalan tanam dan panen itu sudah berulang kali terjadi tanpa diantisipasi sejak awal. Antisipasi anomali cuaca memang membutuhkan perencanaan,” kata Rizaldi.

Antisipasi itu juga membutuhkan pelembagaan proses informasi iklim. Antisipasi juga membutuhkan kalender tanam Kementerian Pertanian yang lebih dinamis. ”Anomali cuaca yang terjadi di sejumlah daerah sangat beragam. Dalam fenomena El Nino, misalnya, ada daerah yang mengalami dampaknya belakangan, ada yang lebih awal,” kata Rizaldi.

Koordinator Aliansi Desa Sejahtera Tejo Wahyu Jatmiko mengatakan, posisi petani kian rentan karena tidak lagi mengenali keanekaragaman dan teknik pemuliaan benih. Petani juga tak lagi mengenali tanda alam yang menandai perubahan cuaca.

”Petani kita telanjur menjadi tukang menanam dan memanen karena dibiasakan menggunakan benih bersertifikat. Ketika terjadi anomali cuaca, mereka tidak mengetahui karakteristik benih apa yang cocok dengan anomali cuaca itu,” kata Tejo. (ROW)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: